masuk banyumas diperketat mencegah penyebaran corona

Masuk Banyumas Sekarang Diperketat, Berikut Lokasi yang Termasuk

Daerah Trending

Penjagaan di titik perbatasan keluar masuk Banyumas, kata Bupati Banyumas Ir Achmad Husein, dimulai per hari ini, Rabu (20/1). “Satu minggu PPKM, tidak ada perubahan. Untuk itu akan ada tindakan tegas. Setiap yang masuk dan keluar wilayah Banyumas Raya, harus memberikan hasil swab antigen atau genose,” katanya kemarin (19/1).

“Teknisnya nanti akan ada tim yang melakukan penjagaan dan juga skrining bagi yang keluar masuk Banyumas. Waktu dan sasarannya nanti akan acak. Seperti biasa Lumbir, Pekuncen, Tambak. Sampai PPKM dulu. Random saja, kalau setiap hari tidak kuat biayanya,” terangnya. Terkait waktu skrining akan dirahasiakan. Nantinya skrining akan melibatkan TNI, Polri, Satpol PP, kecamatan, dan desa. “Secara random dan acak, dan waktu-waktu tertentu saja,” ujarnya.

“Bagi yang tidak bawa hasil rapid test antigen, bisa tes di lokasi, tapi berbayar. Nanti kami akan bekerja sama dengan rumah sakit swasta, supaya nanti kalau mau masuk Banyumas dites dulu,” ujar Bupati Husein. Bagi yang positif Covid-19 akan langsung diminta menjalani isolasi atau perawatan di rumah sakit. Sedangkan bagi yang negatif diperbolehkan masuk ke wilayah Banyumas.

Sementara itu, Ketua DPRD Banyumas dr Budhi Setiawan mendukung kebijakan tersebut. “Perlu adanya pencegatan di pintu masuk, yang tidak membawa surat bebas Covid-19 ditolak masuk. Jadi orang tidak mudah keluar masuk Banyumas,” kata Budhi saat rapat. Menurut Budhi kebijakan tersebut perlu dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Ini untuk membentengi daerah kita yang sudah sangat hati-hati, tapi kemasukan orang dari luar, akan percuma,” ujar Budhi.

Sumber :
– Radarbanyumas.co.id
– Kompas.com