Video Kapal Feri Tenggelam

Video Kapal Feri Tenggelam di Dermaga Perigi Piai Berikut Faktanya

Daerah Trending

Berita Terkini dan Terbaru – Kapal feri penyeberangan KMP Bili terbalik dan tenggelam saat akan bersandar di Dermaga Perigi Piai, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Sabtu kemarin tanggal20 Februari 2021.

Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Bili terbalik saat proses bongkar muat di Dermaga Perigi Piai, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat sekitar pukul 14.00 WIB. Berikut kami sisipkan video kapal feri tenggelam yang di upload oleh channel youtube tribun timur, berikut videonya:

Tim penyelamat diterjunkan untuk mencari kemungkinan adanya korban dalam musibah terbaliknya Kapal feri tersebut. Petugas memastikan, tak ada korban jiwa dan masih menyelidiki penyebab kecelakaan KMP Bili tersebut.

Berikut ini fakta fakta tentang Kapal Feri Terbalik di Dermaga Perigi Piai Kabupaten Sambas:

1. Berpenumpang 79 orang banyaknya

Saat terjadi kecelakaan, KMP Bili mengangkut 79 penumpang dan 15 anak buah kapal.

Lalu di dalam kapal terdapat 40 sepeda motor, 11 truk pasir dan batu, serta dua mobil pribadi. Menurut Bupati Kabupaten Sambar Atbah Romin Suhali, tak ada korban jiwa dalam insiden itu.

“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa. Semua penumpang dan anak buah kapal (ABK) selamat,” kata Atbah, dalam keterangannya di lokasi kejadian, Sabtu sore.

2. Terjadinya pada saat kapal hendak bersandar

Dilansir dari media yang meliput, Kepala KSOP Kelas IV Sintete Yuli Indrawanto menjelaskan, kecelakaan terjadi pukul 14.00 WIB saat kapal bersandar di dermaga.

“Pada saat mau bersandar di Dermaga Parigi Piai dan penumpang mulai turun, kapal miring dan tali putus sehingga terbalik,” katanya.

Setelah mendengar informasi kecelakaan itu, pihaknya segera mengirimkan tim Quick Response Team (QRT).

3. Korban alami luka ringan

Menurut Yuli, sejumlah penumpang alami luka-luka ringan.

Para korban segera dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapat perawatan.

“Sampai saat ini tidak ada korban jiwa, yang luka ringan dibawa ke puskesmas sekitar 18 orang,” ujarnya.

4. Penyebab terjadinya kecelakaan masih dalam penyelidikan petugas

Sementara itu, untuk penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan petugas.

Atbah menuturkan, saat ini petugas gabungan masih melakukan pendataan.

“Sampai menunggu data-data kepastian, kami melakukan tindakan selanjutnya, melakukan pertolongan terhadap kendaraan yang tenggelam,” ujar Atbah.

Baca Juga: Gempar Pocong Dikejar Anjing Di Jeneponto Sulsel

 

Sumber: pontianak.tribunnews.com